Ferrari dan McLaren Punya Mobil F1 Masa Depan

  • Kamis, 3 Desember 2015 22:30 WIB

Mobil konsep F1 usulan Ferrari untuk mengatasi masalah di F1 | Ferrari

Inggris – McLaren memperkenalkan gambar konsep mobil F1 untuk masa depan yang menakjubkan dan diberi nama MP4-X, desainnya futuristis yang diyakini akan membawa olahraga balap jet darat ke era teknologi baru.

McLaren MP4-X adalah gagasan dari McLaren Applied Technologies (MAT), yang diberi tugas untuk menciptakan sebuah mobil F1 tanpa kendala desain. MAT bagian dari McLaren Group yang bermarkas di Woking, Inggris yang juga kadang tim F1 McLaren.

“Dengan konsep mobil balap futuristis McLaren MP4-X, kami ingin menatap ke masa depan dengan membayangkan seni yang tepat,” kata John Alert, group brand director McLaren Technology Group.

“Kami menggabungkan sejumlah kunci dasar di F1, kecepatan, kehebohan dan performa, dengan cerita yang muncul di olahraga tersebut seperti kokpit tertutup untuk meningkatkan keselamatan pembalap dan teknologi hybrid,” lanjutnya.

Mobil mengusung fitur canggih di bagian bawah yang memberi ground effect, serta full aerodinamika aktif untuk mendapatkan aerodinamika maksimum. 

Saat ini pembalap dilengkapi sensor ban yang memperingatkan penurunan tekanan. Mclaren MP4-X menyediakan sensor mengukur keausan ban. Karena roda tidak lagi bebas (ada penutupnya), sehingga pemakaian dan suhu ban dapat dideteksi.

Selain itu ada fitur inovasi penulisan nama sponsor secara elektronik, logo sponsor berubah sesuai keperluan. Iklan jauh lebih fokus. MP4-X dilengkapi motor listrik yang kuat, artinya mesin tradisional tidak lagi dipakai.

Mengenai kokpit yang tertutup, pembalap tim Mclaren, Jenson Button memberikan komentar, “Saya salah satu dari banyak pembalap yang mengatakan Formula 1 olahraga open single-seater, sehingga harus tetap begitu.”

“Tetapi sekarang kita telah menyaksikan cukup banyak kecelakaan. Kami tidak lagi di tahun ’70-an. Cepat atau lambat, kokpit itu akan ada,” lanjut juara dunia 2009.

Kokpit dirancang untuk visibilitas maksimum pembalap, dengan kamera, gambar ditampilkan dalam helm pembalap, seperti di pilot pesawat tempur. Teknik ini memungkinkan visibilitas tanpa halangan. Pembalap juga disediakan sensor yang mengukur jarak dengan pembalap lain.

Sejumlah kejadian pernah mencederai kepala pembalap F1, Ayrton Senna pada 1994 (meninggal), Felipe Massa pada 2009 (cedera), Jules Bianchi 2014 (meninggal) dan Maria de Villota 2012 (kehilangan mata kanan).

Sebelumnya, Februari lalu Ferrari telah memperkenalkan mobil konsep versi mereka untuk mengatasi masalah yang dihadapi F1 saat ini. Kokpot tetap terbuka, ban masih terbuka tetapi ada pada bagian belakang diberi tameng  buat aerodinamika. (otomotifnet.com)

 

 

Reporter : fendi
Editor : fendi

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×