Ini Komentar Pembalap Tentang 'Wujud Baru' Sirkuit Sepang

  • Rabu, 18 Mei 2016 11:30 WIB

Sirkuit Sepang, Malaysia | GP Malaysia

OTOMOTIFNET - Awal tahun 2016, sirkuit Sepang, Malaysia sedang menjalani renovasi untuk menjalani musim balap 2016. Hal ini pula yang membuat ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) Malaysia dipindahkan ke sirkuit Johor akhir Maret lalu.

Mei ini, Sepang sudah bisa kembali digunakan. Asia Talent Cup (ATC) dan World Superbike (WSBK) sudah menjajal permukaan dan kontur baru dari trek yang memiliki 15 tikungan tersebut.

Yup, hampir semua tikungan mengalami perubahan. Tercatat ada sembilan tikungan yang dirombak Jarno Zaffelli, desainer trek balap asal Italia yang dipercaya melakukan pengaspalan ulang sirkuit Sepang, Malaysia.

Hanya butuh beberapa bulan untuk menyelesaikan sirkuit, Zaffelli sempat sedikit cemas dengan trek yang langsung digunakan sesi latihan setelah baru saja diselesaikan.

“Tampaknya semua pembalap menikmati sirkuit ‘baru’ ini karena saya melihat setiap pembalap membuat racing line yang baru. Ini bagus dan makin menantang, apalagi dengan beberapa tikungan yang saya buat lebih menanjak dan turunan yang tidak begitu curam,” ujar Zaffelli. 

Chaz Davies

Chaz Davies juga akui sedikit kesulitan dengan aspal baru sirkuit Sepang

di race kedua WSBK Sepang turun hujan dan membuat beberapa mencari cara agar tetap mendapatkan daya cengkeram ban yang optimal. Kebanyakan pembalap memiliki data dari Sepang tahun-tahun sebelumnya dengan kontur trek yang lama. 

"Aspal baru dan bentuk trek yang baru cukup menantang meski agak menyulitkan karena kita masih memakai data dari Sepang tahun lalu. Apalagi ketika di race kedua turun hujan membuat ban depan makin kehilangan daya cengkeram," kata Chaz Davies, pembalap Aruba.it Ducati World Superbike. 

Berbeda dengan Nicky Hayden yang menjadi pemenang di race kedua WSBK Sepang. Ia justru diuntungkan dengan kondisi trek basah karena hujan. Ia mendapatkan informasi dari Patrick Jacobsen, pembalap Honda yang berlaga di World Supersport.  “Diberitahu Jacobsen kalau motor akan lebih baik saat kondisi trek basah, padahal saya dapat catatan waktu yang bagus saat pemanasan,” kata Hayden.

Reporter : DAB
Editor : J L M

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×