Kamis,9 Maret 2017 23:45 WIB

Penulis: fendi

Presley Martono Balapan di Eurocup Formula Renault 2.0

  • Foto: Efendi

    Presley Martono lebih mempersiapkan fisik untuk mengemudikan mobil Formula Renault 2.0 bermesin 2.000 cc

  • Foto: Efendi

    Perry Martono ingin anaknya dapat bersaing di balapan yang levelnya lebih tinggi

  • Foto: grandprixweekley.com

    Seperti inilah mobil di balapan Formula Renault.2.0

Jakarta – Pembalap Indonesia kembali akan meramaikan kompetisi balap open wheel internasional, setelah Presley Martono memutuskan ikut Eurocup Formula Renault 2.0 tahun ini.

Dalam tatap muka dengan media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/3), Presley Martono yang didampingi ayahnya Perry Martono menceritakan rencananya berkompetisi di benua Eropa itu.

Setelah sukses mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara Formula 4 South East Asia (F4 SEA) 2016/2017, Presley kini siap bersaing di level lebih tinggi. Yaitu balapan Eurocup Formula Renault 2.0.

Ini adalah balapan yang dikelola oleh Renault Sport dan menjadi kategori utama dari World Series by Renault. Balapannya di sirkuit di Eropa, menjadi supporting race event besar seperti F1 Monako dan balap ketahanan European Le Mans Series.

Presley yang kini berusia 16 tahun, akan memperkuat tim Mark Burdett Motorsport, ditemani pembalap wanita asal Polandia, Julia Pankiewicz.

Dari sembilan tim peserta, tim asal Inggris itu jadi satu-satunya yang hanya memakai dua pembalap. Kebanyakan diperkuat empat pembalap.

Balapan ini diikuti 30 pembalap dari berbagai negara. Selain dari Eropa, juga ada dari Amerika, Australia dan Amerika Selatan. Dari Asia, Presley nantinya akan bersaing dengan pembalap asal Tiongkok dan Malaysia.

“Kami memilih Mark Burdett Motorsport karena ini merupakan tim Inggris. Saya berharap komunikasi di tim akan berjalan lebih lancar,” kata Perry Martono yang merangkap manajer Presley.

Komunikasi lancar maksudnya, menurut Presley, karena dirinya lebih sering berkomunikasi dengan bahasa Inggris, ketimbang tim lain yang berasal dari Jerman, Italia, Belanda ataupun Perancis.

“Tim ini juga direkomendasikan oleh Renault karena mereka akan memantau perkembangan Presley dalam satu tahun ini,” lanjut Perry.

“Selain itu, yang tak kalah penting, Renault menyediakan driver’s coach yang akan membantu Presley membalap dengan lebih baik dan cepat,” jelas Perry yang terus mendukung anaknya untuk berkiprah di balap internasional. (Otomotifnet.com)

EDITOR

toncil

Top