Mau Potong Rantai Motor? Boleh Tapi Ada Syaratnya

  • Senin, 20 Maret 2017 16:00 WIB

Rantai mulur jangan asal potong, kekuatannya sudah jauh berkurang | DOK. MOTORPLUS

Jakarta - Fungsinya mendistribusikan tenaga dari mesin ke roda belakang, rantai punya fungsi sangat penting. Namun dalam penggunaanya, kadang kita butuh untuk memotong rantai. Ups, enggak bisa asal nih! Ada syaratnya.

Menurut Hery Susanto selaku Marketing PT. FSCM Manufacturing Indonesia Federal Superior Chain Manufacturing, memotong rantai mempunyai dua jenis.

Memotong rantai karena beli kepanjangan dan memotong rantai karena rantai sudah mulur alias batas adjuster rantai di motor itu sudah habis. Nah keduanya beda nih.

“Memotong rantai karena beli kepanjangan tidak apa-apa alias diizinkan, asal cara memotong yang benar," tutur pria ramah ini.

Sedangkan memotong rantai karena sudah mulur itu tidak boleh! "Karena mulurnya rantai disebabkan oleh terkikisnya atau ausnya komponen pin dan bush pada rantai tersebut," wantinya.

"Dimensi pin dan bush akan berkurang karena gesekan, kalau ini dipaksakan untuk dipotong dan dipakai dalam waktu tertentu, bisa kita bayangkan rantai tersebut akan mudah putus,” beber Hery.

"Kita sudah melakukan simulasi di pabrik yaitu distribusi tenaga dari sproket depan ke roda belakang akan hilang kurang lebih 30 persen," bebernya menjelaskan kondisi rantai yang sudah mulur memang kekuatannya jauh berkurang.

Kemudian menurutnya, menggunakan rantai yang sudah mulur membuat perpindahan gigi jadi tidak enak.

Jadi, mendingan beli baru kalau setelan rantai sudah mentok. Lebih aman bro! (Otomotifnet.com)

Reporter : MAS
Editor : Dimas Pradopo

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×