Intip ECU Honda CBR250RR di ARRC, Akan Dipakai di Kejurnas 250?

  • Jumat, 21 April 2017 14:45 WIB

ECU-CBR250RR-full-Adjustable-di-ARRC | Aant

Thailand - Di dua seri Asia Road Racing Championship (ARRC) yang sudah digelar dimana CBR250RR tampil gemilang, ECU racing yang speknya full adjustable sudah tersedia. Posisinya tetap di bawah tangki, bentuk casingnya juga mirip standar pabrik.

Otak dari engine management yaitu ECU menurut Anggono Iriawan selaku Senior Manager Safety Riding & Motorsport PT Astra Honda Motor (PT AHM) dikembangkan sendiri oleh Honda, jadi bukan buatan HRC (Honda Racing Corporation).

Toshiyuki Inuma, President Director PT AHM, mengungkapkan ECU ini digarap oleh product R&D CBR250RR di Jepang.

All New Honda CBR250RR AHRT Penguasa Baru AP250

Pertimbangannya karena mereka lebih paham kinerjanya terutama dengan adanya teknologi Throttle By Wire (TBW), dan lebih tahu batas maksimalnya.

Mmm... Jadi ECU dimapping biar tenaga yang keluar sampai mentok nih! Beda dengan motor harian yang masih mempertimbahkan daya tahan jangka lama.

Kerennya, tersedia beberapa pilihan mapping ECU yang bisa disimpan dan dipilih oleh sang pembalap. Tampak dari saklar lampu jauh dekat yang telah diubah fungsi ada pilihan mapping ECU A dan B pada motor Gerry Salim pada balap ARRC lalu.

A untuk basah dan B kering. Saat race 2 di Johor, Malaysia yang berlangsung panas terik, Gerry pakai mode A atau basah.

“Seperti di MotoGP, banyak pilihan untuk memberi keleluasaan pembalap sesuai kondisi di sirkuit dan strategi balapnya,” terang Anggono, mengenai tetap adanya Riding Mode ditambah pilihan mapping.

Lalu bagaimana dengan Kejurnas 250? Pada seri pertama Kejurnas Sport 250 cc putaran pertama di sirkuit Sentul (18-19/3) lalu, All New CBR250RR gagal turun balap. Penyebabnya, ketersediaan racing part yang masih minim. Salah satunya tidak adanya ECU untuk motor ini.

Lalu seri kedua? "Pasti turun dong. Soalnya dari perencanaan pengandaan spare part pendukung untuk Honda CBR250RR diharapkan sudah tersedia," ungkap Anggono.

Reporter : Antonius Yuliyanto
Editor : Dimas Pradopo

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×