Tes Busi Hella, Putaran Atas Lebih Tinggi Dari Standar

  • Rabu, 9 November 2016 18:45 WIB

Busi Hella | Aant

Jakarta - Tim Uji Durabilitas Hella juga mencoba performa busi Hella untuk sepeda motor yang dipasarkan oleh PT Sumber Berkat Anugerah (SBA) selaku distributor resmi produk asal Jerman ini di Indonesia. Busi ini dirasa impresinya dalam perjalanan turing Jakarta - Cirebon - Bandung - Bogor - Jakarta dan juga melewati beberapa pengujian menggunakan alat ukur yang spesifik.

Busi Motor Hella
 

IMPRESI BERKENDARA BUSI HELLA

Meski rute turing Uji Durabilitas Hella 2016 tidak terlalu jauh namun perjalanan ini dirasa mewakili ragam kondisi jalanan di Indonesia. Sehingga cocok untuk merasakan performa Hella Motorcycle Energy Spark Plug.

Sejak lepas dari Jakarta, tim sudah terjebak kemacetan di Kalimalang sampai Karawang, kemudian menyusuri Pantura yang notabene jalur pinggir pantai dan trek panjang, bisa gas pol terus dengan skutik 110 - 125 cc.

"Di kemacetan dan saat lewat pinggir pantai yang suhu udaranya cukup panas, kondisi mesin tetap responsif," yakin Fariz Ibrahim, rider Honda Vario 125.

Dari Cirebon, rombongan meluncur ke Bandung via Majalengka, kontur daerahnya yang naik turun dan udara segar jadi santapan. Tantangan justru saat menuju ke pegunungan di Ciwidey, Bandung Selatan. Menuju ke kawasan wisata kawah putih, busi Hella ini membuat mesin tetap mudah dinyalakan meski suhu udara cukup dingin.

Uji Durabilitas Hella
 

"Buat nanjak juga mesin masih galak dan yang pasti mesin mudah dinyalakan meski udaranya dingin," yakin Lutfi rider yang menggeber Yamaha Mio Soul, skutik paling lawas dan masih mengunakan karburator yang sangat sensitif pada perubahan suhu.

Busi ini diklaim mampu memantik api yang lebih konsisten sehingga pembakaran tetap sempurna. Efek lainnya dari pembakaran sempurna adalah performa yang baik dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Hella Motorcycle Energy Spark Plug ini menggunakan material elektroda chrome-nickel. Juga menggunakan tembaga pilihan yang mampu meningkatkan konduktivitas termal sehingga umur busi lebih panjang.

Hella mengklaim businya ini bisa digunakan sampai 20 ribu km dan memiliki durabilitas tinggi dan mampu menyempurnakan pembakaran. Harganya, di pasaran dilepas Rp 15 ribuan ini.

Reporter : advetorials
Editor : Dimas Pradopo

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×