Sekarang Eranya VVA, All New Yamaha R15 Unggul Performa dan Efisiensi di Semua Putaran Mesin

  • Jumat, 19 Mei 2017 18:45 WIB

VVA All New Yamaha R15 | Yamaha

Lalu, seperti apa cara kerja VVA?

( BACA JUGA : Hasil Tes Dyno All New Yamaha R15, Torsi Flat Yang Bikin Tarikan Ngisi Terus! )

undefined

CARA KERJA VVA
VVA atau Variable Valve Actuation, sesuai namanya, secara sederhana diartikan bukaan klep yang bervariasi. Bervariasi disesuaikan dengan putaran mesin.

Pada konstruksi kem SOHC dengan VVA pada R15, klep in dibekali 2 buah rocker arm yang masing-masing dikasih sebuah bubungan klep dengan beda profil.
Saat di bawah 7.400 rpm, rocker arm dengan profil kem lebih rendah yang bekerja, sehingga cenderung lebih irit.

Namun setelah 7.400 rpm profil lobe satunya yang bekerja, yang memiliki profil lebih tinggi sehingga pasokan bensin ke ruang bakar makin banyak. Hasilnya tenaga yang dihasilkan makin besar, laju pun jadi ngacir.

Perpindahan profil kem ini diatur ECU. Otak mesin ini akan membaca putaran mesin dan langsung memerintahkan aktuator, sebuah solenoid yang menempel di kepala silinder.

Solenoid ini akan menggerakkan syncronizing pin, yang saat 7.400 rpm akan menonjok rocker arm high, sehingga profil kem yang tinggi yang digunakan.
Kemudian jika putaran mesin turun, maka solenoid akan menarik syncronizing pin tadi, sehingga kembali yang digunakan lobe kem yang rendah.

undefined

KEUNGGULAN VVA
Lalu apa untungnya pakai VVA? Basis mesin SOHC yang digunakan Yamaha unggul pada respon di putaran bawah dan konsumsi bensin yang lebih baik. Lalu atasnya, VVA dipasang sebagai penyempurna.

Tenaganya jadi seperti ngisi terus, bawahnya sudah responsif tapi di atas 7.400 rpm disambung pakai lobe kem kedua, jadi lebih bertenaga.

Peak power All New R15 berada di putaran mesin lebih tinggi yaitu 10.000 rpm dengan tenaga yang memuncak jadi 19,05 dk. Sedang yang lama hanya 16,36 dk pada 8.000 rpm.

Konsumsi bensinnya juga jadi lebih irit baik putaran bawah maupun tinggi. Karena di semua putaran mesin pembakaran berlangsung secara efisien sesuai kebutuhan.

Reporter : Advertorial
Editor : Dimas Pradopo

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×