Kamis,26 Jan 2017 11:01 WIB

Penulis: Otomotifnet

Modifikasi Vespa Sprint 150 3V ie 2014, Kuat Turun Di Tiga Kelas

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Modifikasi Vespa Sprint 150 3V ie, Kuat Turun Tiga di Kelas

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Setang drop down, posisi riding jadi makin enjoy ketika balap

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Blok berdiameter 66 mm ini bikin sendiri loh, jadi pakai radiator!

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    ECUnya pakai aRacer, pakai teknologi waterproof manual alias dibungkus plastik haha..

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Suspensi depan belakang Ohlins, stabil di tikungan

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Vespa Sprint yang membawa bendara Prapanca Racing ini sukses raih juara dua di tiga kelas sekaligus

Jakarta - Turun di Indonesia Scooter Championship (ISC) seri terahir Desember 2016 silam, Modifikasi Vespa Sprint yang membawa bendara Prapanca Racing ini sukses raih juara dua di tiga kelas sekaligus. Mantab kan! Yaitu kelas 220 open, Free for All (FFA) dan Super FFA.  

Menariknya, Rian Sabero pemilik Vespa ini melakukan sendiri ubahan motornya di garasi rumah. “Awalnya kita coba pakai bengkel balap, namun saya kurang puas dengan hasilnya. Akhirnya bikin sendiri di rumah, lagi pula semua alat bengkel lengkap tinggal bongkar,” yakin Rian yang sehari-hari kerja di bidang perminyakan ini.

Untuk bersaing di kelas 220 cc, ruang bakar motor ini lebih dulu dibuat bengkak. Piston 66 mm dipasang, kapasitas mesinnya jadi 200 cc. Agar kuat turun di tiga kelas berbeda, Rian nekat memasang dua radiator lengkap dengan ekstra fan. Otomatis, water jacket di blok silinder juga dibuatnya sendiri.

Kapasitas ruang bakar sudah besar, efisiensi volumetrik kabut bahan bakar ditingkatkan. Caranya, lubang masuk dan buang di porting-polish, klep masih pakai ukuran standar 22 mm dan 20 tapi noken as diatur ulang. Durasinya dirahasiakan, yang jelas pas dengan karakter sang joki, Hendra Axo yang sudah putaran bawah galak. Buka gas dikit maunya langsung melejit.

“Semua kita setting sendiri kecuali ECU aRacernya, diserahkan kepada yang lebih ahli, yakni bengkel Ultraspeed Racing. AFR disesuaikan, titik pengapiannya juga kita buat lebih maju,” bebernya.

Di sektor stabilitas, kaki-kaki dibenahi. Ban soft compound berlabel Mitas dipasang. Ukurannya 120/8012 dan 100/90-12. Sedang suspensinya pakai Ohlins yang sudah disesuaikan dengan bobot dan gaya balap Hendra Axo. Namun masih penasaran dengan podium satu nih.

“Next race kita bakal coba lebih baik, doain ya sob,” tutup Rian yang juga pembalap reli pakai Mitsubishi EVO IX. Amin!• (Sigit/Otomotifnet.com)

Plus: Inovasi pasang radiatornya oke juga!
Minus: Detail cat dan batok setang jauh dari rapi

Modifikasi Vespa Sprint
 

Data Modifikasi:
Radiator : Aftermarket
Sok depan : Ohlins
Sok belakang : Ohlins
Mesin : Piston 66 mm
Head : Porting
ECU : aRacer
Ban : Mitas 

 

EDITOR

Dimas Pradopo

Top