Panduan Ringan Membeli Aksesori & Komponen Saat Ramadhan

  • Kamis, 16 Juni 2016 17:10 WIB

Panduan Ringan Membeli Aksesori & Komponen Saat Ramadhan | Ndha/otomotifnet

Jakarta - Menyambut Perayaan Ramadhan ini, biasanya pasar aksesori saling perang promo Berikut tips ringan membeli aksesori dan  komponen saat Ramadhan. Maklum saja, tidak semua gerai atau bengkel jasa perbaikan marak terjadi transaksi.  .

“Terlebih lagi anggaran masyarakat terserap pada biaya anak masuk sekolah dan kegiatan pulang kampung sehingga belanja aksesori dan komponen mobil menjadi kebutuhan nomor berikutnya,” jelas Joko, punggawa AP Accessories di area Letjend. Sutopo, Tangerang Selatan.

Nah, katanya lagi, maraknya promo - promo menjelang Lebaran ini justru harus lebih dicermati agar tidak merasa tertipu.  “Sebaiknya lakukan survei harga dari produk yang diincar. Maklum saja, belakangan ini banyak toko atau bengkel yang lakukan paket murah atau diskon, tapi justru harga dinaikkan.  Bedakan juga antara harga barang baru, atau bekas.

Kalau harga terpaut jauh dan secara kualitas masih mumpuni bisa pilih versi bekas,” jelasnya seraya menyebut produk yang dimaksud biasa ada pada head unit double DIN. Berikutnya yang harus diperhatikan adalah biaya jasa pemasangan. Pastikan harga barang yang disodorkan sudah termasuk biaya jasa sehingga Anda tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tidak terduga.

“Biasanya biaya jasa ini ada pada pemasangan alarm, central lock, audio, dan kamera parkir,” jelas Rachmat, pemilik RC Motorsport, gerai aksesori di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Masih menurutnya, menjelang mendekati waktu mudik, biasanya marak merek-merek head unit yang jarang terdengar.

“Hati-hati, harganya biasanya murah tapi secara kualitas dan garansi juga kurang terjaga,” tuturnya lagi.

Kata Rachmat lagi, sebaiknya minta jaminan pabrikan dan bukan jaminan toko. Pria ramah ini juga menyarankan agar masyarakat yang membutuhkan komponen atau spare parts serta jasa servis bengkel jangan terlalu dekat waktunya dengan jadwal mudik.

“Antrean akan panjang dan secara biaya juga biasanya lebih tinggi,” bilang Rachmat lagi. • 

Reporter : otomotifnet
Editor : Bagja

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×