OTOMOTIF Traveling, Manado Dari Pasar Ekstrim Hingga Jembatan Soekarno

  • Selasa, 27 September 2016 11:07 WIB

OTOMOTIF Traveling, Manado Dari Pasar Ekstrim Hingga Jembatan Soekarno | Pilot/otomotifnet

Manado - Menyebut nama Manado, pasti orang akan menghubungkannya dengan tempat wisata Bunaken yang mendunia. Padahal masih ada beberapa lokasi menarik lainnya di kota ini yang bisa dikunjungi. Seperti pasar Ekstrim Tomohon, Monumen Yesus Memberkati, Jembatan Ir. Soekarno dan lainnya. Nah, saat mengunjungi kota Manado dalam rangka kegiatan Kontribusi Untuk Negeri (KUN) 2016 (15-17/9), OTOMOTIF menyempatkan diri untuk mengeksplorasi beberapa lokasi wisata di kota ini. Pilot

Bunaken

Bunaken adalah pulau kecil yang terletak di utara kota Manado. Memiliki taman laut yang terkenal hingga ke manca negara. Taman lautnya terkenal karena memiliki biodiversitas kelautan yang tertinggi di dunia. Mengunjungi pulau seluas 8 kilometer persegi ini harus menggunakan speedboat dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman dan snorkling. Kedalamannya pun bervariasi, mulai 3 meter hingga 1.344 meter. OTOMOTIF hanya sempat mengunjungi 3 titik untuk melakukan snorkling. “Nama lokasinya Celah-Celah, Lekuan 3 dan Muka Kampung,” terang Yusak, guide yang menemani selama perjalanan.

Pasar Ekstrem Tomohon

Nah, buat penyuka kuliner khas daerah, rasanya belum pas kalau enggak berkunjung ke sini. Disebut pasar Ekstrim lantaran menjual binatang yang tidak biasa untuk dikonsumsi. Seperti (maaf) anjing, kucing, tikus, monyet, kelelawar (paniki), babi, ular dan lainnya.

Lokasi pasarnya di kota Tomohon, sekitar 25 km dari Manado. Terletak persisnya di samping terminal angkutan umum Tomohon. Pasar Ekstrim merupakan bagian dari pasar Beriman di kota tersebut. Pengunjung harus masuk agak ke dalam sekitar 50 meter. Masuk ke bagian kios daging.

Dari jauh sekilas mirip daging sapi biasa, ketika didekati akan terlihat beragam binatang yang masih utuh maupun yang sudah dipotong-potong. Semakin dekat aroma yang tidak biasapun mulai tercium. Kalau yang tidak tahan bisa mual-mual... “Biasanya lebih ramai pas hari sabtu, pedagang yang berjualan lebih lengkap. Kalau hari minggu sampai jumat ya seperti ini saja,” ujar Jefri salah satu pedagang yang menjual daging ular phiton dan babi hutan.

Jembatan Ir.Soekarno

Tim juga mengunjungi ikon baru kota Manado, yakni Jembatan Ir. Soekarno yang memiliki panjang 1,127 km. Terletak di atas Sungai Tondano dan Pelabuhan Manado. Jembatan ini merupakan bagian dari Manado Outer Ring Road dan akan menghubungkan Boulevard I, Boulevard II dan By Pass Manado.

Waktu pengerjaannya terbilang lama, karena harus memakan waktu hingga 12 tahun. Katanya sih karena keterbatasan anggaran. Jembatan ini baru diresmikan oleh Presiden Jokowi tahun 2015 lalu. Lokasinya yang dipinggir pantai, membuat jembatan ini sering dijadikan lokasi nongkrong anak-anak muda Manado saat sore hari.

Monumen Yesus Memberkati

Monumen ini kerap disamakan dengan Patung Cristo Redentor, Patung Yesus yang berada di Rio de Janeiro, Brasil. Terletak di dalam kompleks perumahan, 15 menit dari pusat kota. Monumen ini memiliki ketinggian 30 meter dengan penopang patung setinggi 20 meter. Sehingga ketinggian patung ini menjadi 50 meter dengan kemiringan 20 derajat. Dibuat menggunakan 35 ton besi baja, Patung ini dibentuk menghadap utara seraya mengangkat tangan untuk memberkati warga Manado dan sekitarnya.

 

Reporter : otomotifnet
Editor : Bagja

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×