Juara Lomba Desain Mobil Pedesaan Dijuluki Mobil Ular, Ini Penyebabnya

  • Minggu, 12 Maret 2017 02:00 WIB

Waprodes-D pemenang lomba desain mock-up mobil pedesaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) | Harryt

Bali - Desain mock-up mobil pedesaan karya tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dinobatkan jadi pemenang. Dan ternyata, mendapat julukan mobil ular. Apa sebabnya?

"Karena kalau dipedesaan kalau disawah itu kadang ada ular dan kita terapkan di kap mobil depan," buka Muhammad Sukma Wirayudha perwakilan dari tim ITS. Yup, kalau diperhatikan, desainnya memang mirip ular ya?

"Meski begitu, mobil ini multiguna bisa untuk pertanian atau perikanan," sambung mahasiswa Teknik Industri ITS semester akhir ini.

Menurutnya, karyanya ini memenuhi kriteria penilaian dewan juri yang menjadi kunci kemenangan. “Karya kami merupakan gabungan dua alat, yakni transportasi dan alat pertanian maupun perikanan,” sebut Wirayudha.

Sehingga menurutnya bisa multiguna memenuhi utilitas masyarakat pedesaan. “Sistem knock down pada bagian bak-nya memudahkan di bongkar pasang, sehingga lebih portable,” lanjutnya.

Mock-up mobil pedesaan bernama resmi Waprodes-D, singkatan dari Wahana Pro Desa-Diesel ini juga mengusung konfigurasi mesin di belakang. Artinya berpenggerak roda belakang.

Mesinnya pakai merek Kubota, dengan kapasitas 900 cc diesel (pembulatan dari 898 cc). Sedangkan tenaganya diklaim mampu menyemburkan 20 tenaga kuda pada kitiran 3.000 rpm. Spesifikasi lengkapnya klik di sini

Atas prestasinya, Tim ITS berhak membawa pulang tropi serta uang tunai senilai Rp 25 juta. "Selamat untuk ITS semoga dari hal ini bangsa Indonesia mampu meng-create produk buatan anak bangsa," papar I Made Dana Tangkas, Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI). (Otomotifnet.com)

Reporter : Harryt MR
Editor : Dimas Pradopo

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×