Aplikasi Radius Fender Sobek, Bikin Makin ’Melata’

  • Minggu, 7 Mei 2017 11:30 WIB

Aplikasi Radius Fender Sobek, Makin ’Melata’ | Rendy/otomotifnet

Upaya agar pelek tidak terlihat amblas masuk dalam fender

Jakarta - Sebenarnya di Jepang, tren radius fender sudah booming sekitar tahun 2010-an. Kalau itu, aliran stance sedang happening banget. Di Indonesia juga sudah mulai banyak yang melakukan opsi ini. Lalu apa sih radius fender? 

Radius fender adalah memotong lekukan fender, dengan tujuan agar diameter fender menjadi lebih besar, sehingga terdapat ruang yang lebih lega untuk mengakomodasi ukuran pelek berdiameter besar. Ini juga menyebabkan jarak main suspensi juga lebih optimal.
 
Fitment Kaki Duluan 

“Kalau beberapa tahun lalu, banyak orang berlomba bikin body kit ‘gondrong’ agar kesan melata alias nempel ke aspalnya begitu terlihat, kini ceper lebih aman karena ada opsi radius fender,” jelas Riefky Bhaskoro, salah satu pecinta gaya stance.
  
Iwan, bos bengkel modifikasi Akasia di daerah Kapin, Bekasi kasih panduan, kalau radius fender biasa dilakukan setelah seting pelek alias fitment selesai dilakukan.  “Maksudnya, kalau setingan suspensi sudah dapat, pelek yang diinginkan sudah dipasang, sudut camber sudah diset. Baru kelihatan seberapa banyak fender yang akan dipotong,” jelasnya. 

Setelah fitment kaki-kaki sudah dilakukan, barulah radius fender ini dilakukan. Caranya dengan memotong atau menggunting bagian lingkar fender, sehingga lekukan fender lebih naik dan diameternya semakin besar. 
 
Iwan menambahkan, radius fender dilakukan untuk memaksimalkan juga mengoptimalkan kerja suspensi udara. “Kalau sudah radius fender, tekanan udara air sus bisa disetel lebih rendah, sehingga kenyamanan yang didapat lebih baik,” bilang pemegang merek suspensi udara Airgen ini. 

Selain itu dengan opsi ini, tak perlu lagi menyetel tekanan udara terlalu tinggi untuk keleluasaan radius putar setir. Biasanya, mobil-mobil yang melakukan radius fender adalah sedan bergaya VIP, baik Jepang maupun Eropa seperti Toyota Crown, Mercedes-Benz E-Class. 

Namun begitu tidak menutup kemungkinan, mobil tipe hatchback ataupun minibus melakukan hal ini, demi menggunakan pelek dengan diameter besar, 20 inci ke atas. Untuk proses radius fender seperti ini, biaya yang dikeluarkan bernilai di kisaran Rp 2-2,5 juta per panel atau sekitar Rp 8-10 juta untuk 4 fender. * Rendy/otomotifnet.com

Reporter : Otomotif R4
Editor : Otomotif R4

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×