Minggu,12 Maret 2017 11:00 WIB

Penulis: otomotifnet

Mazda3 Skyactiv-G 1.5 First Drive Review, Senjata Baru di Kelas Hatchback

  • Foto: Rendy/otomotifnet

    Mazda3 Senjata Baru Di Kelas Hatchback

  • Foto: Rendy/otomotifnet

    Tampilan agresif, wheelbase Sama dengan Civic turbo

  • Foto: Rendy/otomotifnet

    Mazda 3 punya signature colornya, Metallic hero grey.

  • Foto: Rendy/otomotifnet

    GVC bikin percaya diri meningkat baik saat trek lurus maupun menikung

  • Foto: Rendy/otomotifnet

    Di Jepang tersedia mesin diesel 2.200 cc

  • Foto: Rendy/otomotifnet

    Spesifikasi dan fitur kurang lebih sama dengan Mazda3 di Brunai!

Hiroshima - Setelah lama absen mengaspal di tanah air, rencananya Mazda3 akan hadir kembali.

Hal ini diamini Fedy Dwi Parileksono, Public Relation Head, PT. Eurokars Motor Indonesia, di sela acara Asean Media Forum Winter 2017 di Hiroshima, Rabu (22/2) lalu, “Tunggu saja kehadirannya tahun ini ya.”

Sebagai informasi, ada dua desain bodi Mazda3, yakni model hatchback dan fastback. “Namun sementara ini Mazda3 hatchback yang siap diperkenalkan di Indonesia,” kata Fedy lagi.
 
Mazda3, sejatinya punya kasta setingkat dengan Honda Civic dan Toyota Corolla Altis. Kami pun sempat merasakan impresi mengendarai Mazda3 ini di sirkuit Mine, milik Mazda di Yamaguchi, Jepang (20/2) lalu.
 
Hatchback ini desainnya begitu agresif. Tarikan garisnya tajam mulai dari wajah. Desain gril yang baru, dipadu bentuk headlights LED diambil dari bahasa desain Mazda, KODO, Soul of Motion.

Mazda3
Mazda3 punya signature colornya, Metallic hero grey

Mazda3 memiliki panjang 4,47 meter, lebar 1,79 meter, tinggi 1,47 meter serta jarak poros roda 2,7 meter. Sebagai patokan saja, Toyota Yaris memiliki panjang 4,115 meter, lebar 1,7 meter dan tinggi 1,47 meter.

Itu berarti Mazda3 tingginya sama dengan Yaris, namun lebih panjang 30 cm. Sedangkan jarak poros rodanya sama dengan Honda Civic Turbo atau sedikit lebih panjang dari Ford Focus Turbo (2,64 meter).  

Otomotifnet mengendarai Mazda3 dengan mesin Skyactiv-G berkapasitas 1.500 cc, yang punya output tenaga 110 dk. Tipe mesin ini sepertinya untuk pasar Jepang, sedangkan untuk Indonesia, akan menggunakan mesin bensin Skyactiv-G, 2.000 cc, yang mampu menelurkan daya hingga 155 dk.
 
Dua lap di sirkuit Mine dilahap dengan percaya diri. Ini diprediksi lantaran Mazda3 juga sudah mengadopsi fitur G Vectoring Control (GVC).

GVC ini fungsinya mengontrol torsi mesin berdasarkan input dari setir, ini untuk menjaga beban vertikal di setiap gandar, sekaligus meningkatkan traksi. Keluar masuk tikungan, tak banyak koreksi setir.

Ini jadi salah satu fitur unggulan Mazda yang ditanamkan di Mazda3. Duduk di kabin depan, secara umum dasbor mirip dengan Mazda CX-3 dan Mazda2. Tak hanya dasbor, namun jarak pedal set dengan rem dan foot rest dibuat sama dengan produk Mazda lainnya.
 
Mazda klaim sudah meriset desain seperti ini agar pengemudi dapatkan adaptasi yang cepat, posisi duduk yang ideal serta yang fokus pada driving pleasure.

Dari segi fitur sebenarnya mirip dengan Mazda6, yang memiliki i-STOP (start/Stop system) dan i-ELOOP (regenerative braking) yang ramah lingkungan. Mazda3 juga sudah mengaplikasi teknologi Skyactiv komplet mulai dari mesin, transmisi, sasis hingga bodi.
 
Sama dengan Mazda6, i-ACTIVSENSE-nya juga punya fitur seperti Lane-Keep Assist (menjaga tetap pada lajur aman), Driver Attention Alert (pengingat pengemudi untuk beristirahat), hingga Smart City Brake Support untuk mencegah tabrakan.

First Drive Mazda3  Senjata Baru Di Kelas Hatchback
Spesifikasi dan fitur kurang lebih sama dengan Mazda3 di Brunai!

Sebagai catatan, fitur ini terdapat di Mazda3 yang dijual di Jepang. Mudah-mudahan teraplikasi juga pada Mazda3 untuk pasar Indonesia.

Di pasar Asia Tenggara, Mazda3 malah punya penjualan tertinggi kedua, setelah Mazda2. Varian ini laris manis di beberapa negara seperti Thailand, Malaysia dan Singapura.

Berapakan harga Mazda3? Tunggu saja kehadirannya sebentar lagi.

EDITOR

rio

Top