Teknologi G-Vectoring Control Membuat Mazda CX-3 Lebih Stabil

  • Kamis, 20 April 2017 13:45 WIB

Fitur ini fungsinya menyelaraskan hubungan antara pengemudi, sasis juga mesin | RENDY SURYA

Bogor – Salah satu fitur unggulan di Mazda CX-3 adalah G-Vectoring Control. Hebatnya, teknologi ini akan membuat CX-3 lebih stabil. Bagaimana caranya, tentu harus dibuktikan langsung.

Makanya, hari ini, 20 April, OTOMOTIF diajak Eurokars Motor Indonesia untuk merasakan salah satu fitur dari Skyactiv Vehicle Dynamic. Mazda klaim yang pertama di dunia yang mengaplikasi fitur ini. 

Tak ada komponen yang di-upgrade atau dimodifikasi. Fitur ini fungsinya menyelaraskan hubungan antara pengemudi, sasis juga mesin. Mazda menyebutnya sebagai filosofi Jinba Ittai, oneness between car and driver.

Menurut Bonar Pakpahan, Product Planning Eurokars Motor Indonesia, "Teknologi ini mengatur output dari mesin berdasarkan data yang didapat dari cara berkendara sang pengemudi."

GVC ini juga menjaga agar keempat rodanya tetap menempel pada permukaan jalanan, sekaligus mengoptimalkan efek tekanan gravitasi yang tinggi atau G-force. Sehingga kendaraan tetap dapat dikontrol dengan stabil dan presisi.

Kami mencoba fitur ini di parkiran sirkuit Sentul, Bogor menggunakan Mazda CX-3. Saat kondisi menikung, komputer mengatur output mesin dengan cara mengurangi torsi, sehingga kontrol setir tetap stabil dan presisi.  

“Pengurangan torsi hanya kurang dari 3% ini tidak terlalu terasa pada performa keseluruhan, namun efeknya mampu membuat peningkatan dalam stabilitas," jelas Bonar lagi.

Masuk tikungan, dengan algoritma Mazda, komputer yang membaca perubahan kontrol setir, mengurangi torsi, lantas memindahkan bobot mobil sebagian pada roda depan bagian luar. Saat keluar tikungan, torsi kembali normal dan bobot lantas dibagi ke roda belakang.

Efeknya tak hanya dirasakan oleh pengemudi, namun juga penumpang. Ini kami rasakan langsung ketika menikung dalam kecepatan tinggi, GVC mengurangi efek tekanan gravitasi yang membuat leher dan badan bergerak berlawanan dengan arah menikung.

Saat kondisi mobil pindah jalur secara cepat, pergerakan setir juga tidak liar alias mudah dikendalikan. Dalam kondisi jalan lurus, GVC membuat pengaturan setir relatif lebih stabil dibandingkan tanpa GVC. Tak perlu banyak gerakan memegang setir agar tetap lurus.

Mazda CX-3 GVC
Saat kondisi menikung, komputer mengatur output mesin dengan cara mengurangi torsi, sehingga kontrol setir tetap stabil dan presisi

GVC aktif terus menerus, baik dalam kecepatan rendah, low G hingga high G dan kecepatan tinggi.

Filosofi jinba ittai, membangun kepercayaan pengemudi dengan mobilnya, ini yang diwujudkan lewat fitur GVC.

Teknologi ini langsung terpasang sebagai fitur standar untuk semua varian Mazda generasi keenam, seperti New CX-5, CX-3, Mazda3, Mazda2 dan Mazda6. * (Otomotifnet.com)

Reporter : Rendy Surya
Editor : Otomotif R4

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×