Crossover Murah Renault Kwid Diluncurkan, Ini 5 Hal Yang Membuatnya Spesial

  • Rabu, 19 Oktober 2016 15:08 WIB

Meski diluncurkan dengan harga murah, Renault Kwid punya senjata-senjata ini untuk membuatnya menjadi menarik | Fransiscus Rosano

Jakarta - Setelah rumor yang lama beredar mengenai crossover Renault yang akan dijual di Indonesia seharga LCGC (Low Cost Green Car), akhirnya PT Auto Euro Indonesia (AEI) resmi meluncurkan Kwid di negeri tercinta ini.

Yup, melihat bentuknya seperti crossover mungil yang memikat, OTOMOTIFNET.COM pun awalnya tidak percaya Renault Kwid bisa dijual dengan harga sangat terjangkau di Indonesia. Meski begitu, Kwid tetap memiliki beberapa senjata unggulan yang membuatnya pantas dilirik.

Apa saja? Berikut lima hal yang membuat Renault Kwid spesial:

1. Tampang Tangguh Crossover

Renault Kwid - Front
Tampang Renault Kwid sangat kental dengan aura crossover

Mulai dari segi eksterior. Renault Kwid jadi satu-satunya mobil di bawah Rp 150 jutaan yang dilengkapi tampilang tough ‘SUV’ look. Untuk varian tertinggi RXT, khas tangguhnya tersebut bisa dilihat mulai dari bumper depan dengan gril berstruktur bold-nya, fender, rumah foglights dan bumper belakang yang dilapisi skid plastik, hingga spion yang berkelir layaknya brushed silver.

 

2. Ground Clearance Tinggi

Renault Kwid - Rear
Sebagai crossover, Renault Kwid memiliki ground clearance 180 mm

Masih dari luar, Renault Kwid juga jadi salah satu mobil kompak di kelas kisaran harga di bawah Rp 150 jutaan yang memiliki ground clearance alias jarak terendah dari tanah tinggi, yaitu 180 mm. Bandingkan dengan Datsun GO di angka 170 mm. Hal tersebut bisa diperoleh dengan kombinasi suspensi MacPherson strut dengan lower transverse link di depan dan Twist beam suspension dengan coil spring di depan, juga penggunaan pelek berdiameter 13 inci dan profil ban 155/80.

 

3. Interior Sporty

Renault Kwid - Front Seat
Kombinasi warna hitam, abu-abu dan merah pada jok dengan support hingga mayoritas warna hitam pada kabin memberi aura sporty di dalam

Reporter : Fransiscus Rosano Adi Prakoso
Editor : Bagja

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×