Toyota Land Cruiser FJ40 1981, Ganti Haluan

  • Sabtu, 6 Mei 2017 12:30 WIB

Toyota Land Cruiser FJ40 1981 Ganti Haluan | Bimo SS/otomotifnet

Pokoknya harus nyaman dan andal untuk off-road

Jakarta - Hanya pesan itu yang disampaikan Kusuma Lienandjaja ketika menyerahkan penggarapan Toyota FJ40 yang dipinangnya dari Gresik 2009 silam, ke Bengkel D2 Motor.

Awalnya hanya ingin restorasi, mengembalikan kondisi FJ40 ini seperti keluar dari pabrik, untuk nostalgia masa lalu saat masih duduk di bangku sekolah. Kala itu Land Cruiser FJ40 jadi kendaraan kesehariannya.

Di tengah jalan, konsep awal itu spontan berubah setelah merasakan asyiknya diajak bermain off-road oleh rekan-rekan komunitas Jelajah Tanah Air (JELATA). Memang, akibat keseringan nongkrong di bengkel dan bermain off-road, Kusuma pun angkat tangan.

Dia terpaksa menyerah pada kenikmatan menaklukkan jalur tanah. Pria ramah ini pun akhirnya memutuskan untuk mengubah konsep restorasi FJ40-nya, jadi kendaraan siap off-road yang tangguh dan nyaman.

“Jip off-road bukan berarti menomorduakan estetika, saya ingin tampang asli FJ40 ini tetap terlihat,” ujar pria kelahiran Balikpapan, 52 tahun silam ini. Konsep kendaraan off-road tangguh, nyaman dan pun dieksekusi oleh Yusuf Ramadhan, punggawa D2 Motor dengan meminimalkan perubahan bentuk asli dari FJ40.

Sekilas memang tidak ada yang berubah dari bentuk asli FJ40, tapi jika diperhatikan lebih detail, dimensi fender roda terlihat lebih tinggi, perubahan yang signifikan hanya ada di keempat fender. “Terpaksa naik sekitar 5 cm supaya ban ukuran 35 inci bisa masuk dan tidak mengganggu artikulasi suspensi,” ujar pemuda berbobot minimalis ini. * Bimo SS/otomotifnet.com

Mesin

Mesin 2F bawaan tetap dipertahankan oleh Kusuma, Yusuf hanya melakukan peremajaan jeroan mesin, porting polish kepala silinder serta memasang noken as aftermarket dengan bukaan derajat lebih tinggi, serta distributor DUI saja. “Supaya tetap rasa FJ40, tapi lebih galak dikit,” ujar Kusuma

Kaki-kaki

Menyesuaikan lingkar ban 35 inci, final gear 7:37 lansiran Yukon pun didapuk mengisi gardan OEM. Menjaga traksi pada setiap roda, ARB Air Locker juga tidak ketinggalan

Suspensi

Untuk aplikasi adventure, sulit menyamai reputasi Old Man Emu asal Australia. Selain tangguh, brand itu juga dikenal nyaman dikendarai. Makanya sekalian dipilih satu set sokbreker dan per daun komplet dari OME, yang memang berpasangan

Ban-Pelek

Tampilan garang dan keandalan di medan berat, ditentukan oleh pilihan ban dan pelek yang sesuai. Pelek Cragar berwarna hitam dengan beadlock jadi pilihan pas, menemani Simex Extreme Trekker 35x10 R16  

Bumper Depan

Salah satu keistimewaan garapan D2 adalah pengerjaan yang rapi, dan estetika yang serasi. Contohnya bumper pipa di depan ini, simpel namun fungsional dan enak dilihat. Sebuah Warn 8274 M40 nangkring untuk recovery

Bumper Belakang

Masih orisinal, namun diisi winch belakang Warn 9.5XP. Perhatikan pemasangan winch yang tersembunyi ini, rapi dan fungsional, tanpa menarik perhatian  

Kabin Depan

Hampir semuanya masih orisinal, namun diisi sepasang jok Recaro berlapis kulit sintetis, serangkaian tuas sakelar heavy duty yang aman, serta cut-off switch buatan Blue Sea yang mudah dijangkau jika ada insiden.

Tak lupa dipasang AC yang membantu kala off-road di daerah terik. Untuk komunikasi, di bagian atas terpasang radio komunikasi Icom. Oh iya, rangkaian rollbar 6 titik melindungi penghuni kabin, seandainya terjadi kecelakaan

Kabin Belakang

Seperti layaknya kendaraan adventure, bagian belakang ditata rapi untuk memudahkan penyimpanan dan pengambilan barang-barang tertentu. Termasuk logistik, perlengkapan kendaraan, sparepart, recovery kit, dan sebagainya.

Roof rack

Bagian atap juga dimanfaatkan dengan roof rack fungsional, sekaligus lightbar legendaris dari Rigid Industries. Di bagian belakangnya juga terpasang rapi sebuah high lift jack dengan dudukan khusus

Belakang

Tempat Jerican juga custom. Mampu membawa 3 jerican tambahan, yang dapat digunakan untuk air ataupun bahan bakar

Foot step

Foot step custom ini dari bahan pipa dan pelat, sudah pasti lebih tangguh dibanding bawaan aslinya, terutama ketika melewati obstacle ekstrem. Selain itu, tampilannya juga lebih garang

Lampu

Beberapa titik penting sudah dilengkapi lampu khusus berteknologi LED yang hemat listrik. Termasuk light bar Rigid Industries.

Data Modifikasi

Mesin           : Toyota 2F Porting Polish
Pengapian    : DUI
Noken As     : Clifford 260
Girboks        : OEM FJ40 1981
Gardan         : OEM FJ40 1981
Final Gear    : Yukon 7:37
Locker         : ARB Air Locker Depan-Belakang
Per              : Old Man Emu
Sokbreker    : Old Man Emu
Pelek           : Cragar 16x8
Ban              : Simex Extreme Trekker 35x10x16
Bumper        : Custom D2 Motor
Winch          : Warn 8274 M40 Depan Warn 9.5XP belakang
Jok               : RECARO LX
Seatbelt        : Crow 4 titik
Cut Off          : Blue Sea System
Rig               : Icom
Light Bar       : RIGID Industries
Bengkel        : D2 Motor Jl. H. Muin No. 46 Kelapa Dua – Depok

 

Reporter : rio
Editor : rio

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×