Modifikasi Toyota Levin M/T 1993, Unfinished Project

  • Jumat, 7 Oktober 2016 16:09 WIB

Modifikasi Toyota Levin M/T 1993 Unfinished Project | KYN/otomotifnet

Dapat varian langka, proyek restorasi sekaligus modifikasi yang tidak pernah berakhir

Jakarta - Ingat dengan Mitsubishi Pajero soft top yang masuk OTOMOTIF beberapa edisi lalu? Nah, rupanya Ian Hervidianto, sang pemilik, masih punya ‘mainan aneh’ lainnya. “Gue lagi bangun Levin nih, tapi ini sepertinya bakal jadi restorasi dan modifikasi yang enggak ada ujungnya, hahaha,” gelak Ian, sapaan akrabnya.

Senasib dengan Pajeronya, Ian mengguyur sekujur bodi Levin ini dengan warna signal red agar kesan sportinya makin terlihat. “Lagipula warna ini kan kondang banget di tahun 1990-an,” tukasnya lagi. Benar tuh! Beruntung Ian mendapatkan mobil ini sudah terpasang body kit custom sampai ke side skirt-nya. Pol!

Lanjut ke pembangkit tenaga, karena mesin asli 4AG-E bawaan dianggap sudah tidak mumpuni. Ia langsung memilih opsi engine swap dengan mesin yang lebih sakti, yaitu 4AG-E black top! “Mobil begini cocoknya langsung diceburin mesin kencang, supaya makin kelihatan sportnya,” tutur pemukim di Bintaro ini.

Beres dengan bodi dan mesin, baru nyari pelek yang cocok untuk mainan barunya ini. Akhirnya dipilih OZ Racing Leggenda ukuran 17x7,5 inci. Pelek asal Italia ini langsung terpasang rapi dengan ban Achilles ATR Sport ukuran 215/45R17. “Profil bannya jangan terlalu tipis, supaya masih aman kalau ketemu jalan jelek,” tukas mantan pebalap drag race ini. Nah, untuk suspensinya dipasang lowering kit Tein.

Jadi, apa lagi yang mau di-upgrade? “Masih banyak nih PR-nya. Pokoknya nanti kalau sudah rapi semua, foto lagi ya sob!” serunya. Yuk lah!   Kyn/otomtifnet.com
 
Data Modifikasi:
Eksterior: Repaint signal red, body kit custom
Pelek dan Kaki-kaki: OZ Racing Leggenda 17x7,5 inci, ban Achilles ATR Sport 215/45R17, lowering kit Tein
Interior: Setir deep horn two spokes Sparco, shift knob Sparco, panel karbon, DVD monitor Pioneer AVH-1750DVD

Plus: Modifikasi yang mengutamakan fungsi dan performa
Minus: Interior masih banyak yang harus dikerjakan

 

Reporter : otomotifnet
Editor : Bagja

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×