Senin,13 Maret 2017 07:02 WIB

Penulis: otomotifnet

Modifikasi Audio Toyota Camry 2.4 V 2010, Banyak Korbankan Ruang

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Audio Di Atas Ruang

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Cup holder termakan berkat door trim yang dibuatkan dudukan midbass Ground Zero yang besar

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Head unit sengaja pilih yang dioptimalkan untuk smartphone mirroring

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Kejar suara ideal, pilih 3 amplifier 2-channel dibanding satu unit 4-channel

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Sengaja dibuatkan 3 USB Port tambahan untuk charge smartphone, menyetel musik via USB dan mirroring ke HU. Detail!

  • Foto: Rian/otomotifnet

    Kejar volume boks subwoofer 40 liter, sengaja tak dibuat rata sehingga kini sulit untuk memasukkan barang besar seperti koper atau tas golf

Jakarta - “Sebelum ini pakai Mazda CX-5 yang dirombak audionya juga. Ingat sempat enggak kuat tanjakan karena audio di bagasi terlalu berat, hehehe,” guyon Richard Leonard, pemilik Toyota Camry keluaran 2010.

Seperti belum belajar, sedan mewahnya itu pun kini mendapat treatment yang sama. Lihat saja cup holder depan dan fungsi bagasi belakang yang hampir tak bisa terpakai.

Namanya hobi tak bisa disalahkan. Toh ada maksudnya Camry 2.4 V miliknya tersebut dibawa ke workshop Dynamics Auto Sound di Kemayoran, Jakarta Utara. “Beliau inginnya dibuatkan sistem yang mendetail, musical dan punya low bass,” ujar Suryadi Susanto, punggawa gerai tersebut.

Langkah awal, dimulai dari pilihan speaker di depan. Kini ada dudukan raksasa untuk midbass, yang terpaksa menghilangkan fungsi cup holder dan storage lain di pintu. Tujuannya, demi mendapatkan suara midbass lebih naik, sehingga nyambung dengan output dari tweeter dan midrange.

Lebih ekstrem lagi, tiap speaker tersebut dipasangkan ke masing-masing satu amplifier 2-channel, alih-alih menggunakan satu 4-channel untuk semua.

“Dengan menggunakan 3 power Genesis Dual Mono seperti ini untuk tiap midbass, midrange dan tweeter bisa membuat output-nya lebih bertenaga. Power supply-nya pun lebih baik karena bisa sendiri per driver,” tambah Suryadi, sang instalatur.

Meski begitu, bukan 3 amplifier ini yang memakan tempat di bagasi, melainkan subwoofer Ground Zero 12 incinya. Dibuatkan dudukan di tempat ban serep, volume 40 liter yang dibutuhkan boks membuat permukaan bagasi menjadi tidak rata.

“Sebenarnya bisa dibuat rata naik, tapi konsekuensinya amplifier Genesis dan Ground Zero di samping dan di belakang jadi terlihat tidak rata,” tambah Suryadi. Wah, jangan sampai ruang penumpang belakang hilang juga, Pak! * (Sano/otomotifnet.com)

Data Modifikasi:
Head Unit: Kenwood DDX9016WS with KCA-WL100 Wi-Fi Dongle
Processor: Crescendo Music Conductor + Remote Control
Speaker: 3-way Ground Zero Nuclear Handmade Germany
Power Amplifier: 3 Genesis Dual Mono Black Edition 2-channel
Subwoofer: Ground Zero Iridium 12 Inch
Monoblock Amplifier: Ground Zero Nuclear 2.400 W
Cables: Harmonic Harmony Concerto (RCA & Speaker)
Damping: STP (Full)
Battery: Batcap x3000
Capacitor: 2 Batcap x300
Misc: Qmax HD, Qmax NBDC, Qmax IV

EDITOR

rio

Top