Ini Cara Merestorasi Mazda MX-6 1990 Supaya Seperti Baru Lagi. Hasilnya Perfect!

  • Selasa, 18 Juli 2017 06:30 WIB

Restorasi + Modifikasi = Perfect! | Kyn/otomotifnet

Jakarta - Setelah punya Mazda MX-6 warna kuning yang telah dimofikasi 3 tahun lalu, kini Handry Dwinanto baru selesai merestorasi MX-6 lain. 

"Kebetulan saya dapat bahan lumayan banyak orisinal, dapat di daerah Jawa Tengah beberapa waktu lalu," ucap Handry, sapaan akrabnya.

Selain itu ia juga dapat spesies 'antik', yaitu MX-6 bertransmisi matik. "Jarang banget nih yang masih utuh begini," tukasnya. 

Ternyata proses restorasinya tidak semudah yang ia kira, "Karena yang kuning banyakan modifikasi, begitu mau restorasi yang ini, baru tahu kalau nyari parts-nya lumayan susah, hahaha," gelaknya.

Namun untunglah, akhirnya ia berhasil mendapatkannya di Singapura.  Dasar enggak betah lihat tampilan standar. "Saya modifikasi juga sedikit. Cuma ganti pelek, kaki-kaki dan setir," bilang pria ramah ini.

Penyegaran Eksterior

Karena cat masih cukup banyak yang orisinal, maka hanya dilakukan detailing agar kembali mengilap. "Kalau pernis asli dipoles lagi, hasilnya lebih mengilap loh!" serunya.

Parts detail seperti washer headlamp juga masih utuh dan berfungsi, hanya saja lips bawah kondisinya kurang mulus.

"Stop lamp dan gril saya ganti dengan yang tahun 1992, biar kelihatan lebih muda, hehehe," kekehnya. 

undefined
Stoplamp diganti dengan Mazda MX-6 tahun muda

Mesin & Transmisi 

Mesinnya yang berkode FE3N, berkapasitas 2.000 cc di-rebuilt agar performanya kembali oke. "Selain porting polish, lalu pasang header custom 4-2-1, sampai muffler belakang pakai buatan Project B," bilang pria 42 tahun ini. 

Nah, untuk parts tertentu ia tenteng langsung dari Singapura. "Dinamo ampere, dinamo wiper, kabel busi dan beberapa parts lain saya dapat di sana," tutur Handry.

undefined
Mesin sedikit direbuit agar performa kembali oke

Lalu ekstra fan pakai punya Suzuki Karimun, agar temperatur aman. 

Transmisi matiknya juga di-rebuilt agar tak bermasalah kalau dipakai harian. "Parts matiknya masih banyak kok," tuturnya.

Pelek & Kaki-Kaki 

Nah, karena waktu dapat mobil ini pelek aslinya sudah enggak ada, maka Handry pasang Dunlop D-Tune Racing Spec-A buatan Kosei Racing, ukuran 17x8+9 inci dengan ban Accelera ukuran 205/45R17. "Ini pelek light weight, jadi enteng," bangganya.

Lalu untuk kaki-kakinya ia pakai coilover HKS Hyper single damper. "Untuk arm-nya semua diganti baru orisinal MX-6, masih ada yang jual di sini," bilang anggota komunitas MX-6 Indonesia ini. 

Interior Pengorbanan

Menyegarkan tampilan interiornya, Handry rela 'mengorbankan' satu unit MX-6 lagi. "Saya punya satu MX-6, interiornya masih banyak yang bagus," ucap pengusaha laundry dan cleaning service ini.

Akhirnya parts seperti kisi-kisi AC, jok orisinal juga door trim, berpindah ke mobil ini. "Kondisinya lebih bagus yang ini, yang dari sini pindah ke mobil itu, hahaha," gelaknya. 

Ia juga mengganti setirnya dengan Isotta Aria Silver limited edition. "Sebenarnya ini setir buat speedboat, bahannya polyurethane keras dan stainless steel antikarat," bisik Handry. (Otomotifnet.com/Kyn)

undefined
Supaya seperti baru, beberapa komponen interior ambil dari MX-6 lainnya

Plus: Restorasi dan modifikasi untuk menyegarkan tampilan dan performa
Minus: Lips spoiler belum dapat yang bagus 

Data Modifikasi:
Pelek dan kaki-kaki: Dunlop D-Tune Racing Spec-A Japan By Kosei Racing 17x8+9 inci, ban Accelera 205/45R17, coilover HKS Hyper single dumper
Interior: Setir Isotta Aria Silver limited edition
Eksterior: Gril dan stop lamp MX6 '92
Mesin: Rebuilt, porting polish, header custom Project B, knalpot Fujitsubo

Reporter : otomotifnet.com
Editor : Otomotif R4

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×