Selasa,21 Maret 2017 13:15 WIB

Penulis: Advertorial

Mau Asuransikan Mobil Bekas Anda? Baca Dulu Artikel Ini

Foto: Bob/otomotifnet

Mobil bekas juga butuh diasuransikan, karena juga memiliki kemungkinan tertimpa resiko kecelakaan atau bencana lain yang bisa menyebabkan kerusakan

Jakarta - Mobil bekas jadi alternatif menggiurkan bagi banyak orang, salah satunya karena harga yang lebih murah tetapi keadaan mobil bekas tersebut masih bagus. Jika sudah sampai di tangan, mobil bekas juga butuh perlakuan tambahan, selain melakukan servis, untuk perlindungan untuk perlindungan, opsi mengambil asuransi kendaraan patut diperhitungkan.

Berbagai resiko memang bisa saja menimpa mobil kita. Tak hanya mobil baru saja, mobil seken juga memiliki kemungkinan tertimpa resiko kecelakaan atau bencana lain yang bisa menyebabkan kerusakan. Makanya, mobil seken juga perlu asuransi kendaraan.

Asuransi kendaraan biasanya dipilih jika memenuhi tiga kriteria yakni, terbaik pada saat mobil sedang dipakai, terbaik jangkauan perlindungannya dan terbaik untuk keuangan kita.

Dari kriteria tiga terbaik tersebut kita akan mendapatkan kenyamanan, rasa tenang, dan terhindar dari kemungkinan pengeluaran yang berlebihan karena kerusakan atau kehilangan mobil.

Beberapa perusahaan asuransi mobil menjual secara online bahkan memberikan beberapa keuntungan tambahan kepada nasabahnya seperti asuransi mobil Garda Oto dari Astra, Simasnet dan Bess.

Mengurus Asuransi Mobil Bekas Lebih Lama, Kenapa?

Kita akan mendapatkan perlakuan yang berbeda pada saat mengurus asuransi mobil bekas. Perbedaan dalam mengurus asuransi mobil baru dan mobil bekas adalah lamanya waktu mengurus asuransi dan nilai premi. Waktu yang diperlukan untuk mengurus asuransi mobil bekas lebih lama dan premi yang dikenakan kepada nasabah juga lebih tinggi.

Untuk mengurus asuransi mobil bekas, pihak asuransi akan melakukan penaksiran harga mobil yang akan diasuransikan. Sedangkan untuk mobil baru, jelaslah harganya memang sudah jelas pada waktu pembelian.

Langkah selanjutnya, pihak asuransi akan melakukan survei mobil untuk mengetahuai tentang seberapa besar tingat resiko yang mungkin akan dialami mobil. Pengecekan fisik mobil akan dilakukan untuk memeriksa apakah mobil mungkin sudah mengalami kerusakan.

Jika Anda membeli mobil bekas di showroom resmi, maka besar kemungkinan survei resiko tidak akan dilakukan. Pihak asuransi akan menilai bahwa mobil yang diperjual belikan di showroom pabrikan memang sudah di rekondisi dan dianggap masih bagus dan terawat.

Berapa Umur Maksimal Mobil Bekas Yang Diasuransikan

Umur mobil bekas yang hendak diasuransikan juga akan menjadi bahan pertimbangan bagi pihak asuransi. Ada beberapa perusahaan asuransi kendaraan yang memiliki ketentuan maksimal umur mobil bekas yang hendak diasuransikan.

Ada yang memiliki ketentuan maksimal tujuh tahun. Dan ada pula yang memiliki ketentuan umur mobil bekas yang diasuransikan mencapai sepuluh tahun.

Umur kendaraan yang hendak diasuransikan juga akan mempengaruhi jenis asuransi. biasanya semakin tua umur mobil, maka calon nasabah akan dirujuk ke asuransi TLO (Total Lost Only).

Hal tersebut dikarenakan karena komponen onderdil mobil bisa saja semakin susah untuk dicari dan harga jual mobil juga semakin turun.Sebaliknya, mobil yang memiliki umur yang masih muda akan dirujuk ke asuransi jenis All Risk.

Nilai premi asuransi untuk mobil bekas lebih mahal dibanding mobil baru. Sedangkan nilai pertanggungjawaban atau rate asuransi bernilai sama dengan mobil baru. Hal tersebut dikarenakan adanya biaya loading tambahan akan ditambahkan berdasarkan umur kendaraan.

Pihak asuransi menilai semakin tua umur mobil, semakin besar pula resiko mobil mengalami kerusakan dan memerlukan pergantian komponen lebih sering. Harga mobil bekas dinilai lebih cepat mengalami penurunan dibandingkan dengan mobil baru.

Biaya loading tambahan biasanya akan dibebankan pada asuransi kendaraan yang usianya lebih dari lima tahun. Besarnya biaya loading tambahan akan ditentukan sendiri oleh pihak asuransi yang biasanya berkisar antara 5% hingga 10%.

Biaya premi akan lebih tinggi jika ada perluasan tambahan jaminan seperti jaminan tambahan yang mengcover bencana alam, kerusuhan huru-hara, dll.

Lebih baik untuk segera mengurus asuransi kendaraan setelah membeli mobil bekas. Karena kita tidak tahu apa yang akan menimpa mobil kesayangan kita. Jika sampai terlambat maka kita akan dituntut untuk mengeluarkan uang yang cukup banyak sebagai biaya perbaikan kerusakan.

Terlebih lagi dengan banyaknya tersedia situs pembanding asuransi mobil seperti misalnya situs cermati.com yang dapat membantu Anda memilih asuransi mobil yang tepat untuk kebutuhan mobil bekas Anda.

Pilih pula asuransi yang memang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan kondisi finansial juga memungkinkan ketika mengambil asuransi agar tidak ada bencana keuangan lain karena keputusan untuk mengambil asuransi. (ADV)

EDITOR

Dimas Pradopo

Top